Setelah Dead Poets Society
apa lagi?
Aku baru saja menonton Dead Poets Society lagi setelah beberapa tahun. Sebelum kemarin malam, mungkin terakhir aku menontonnya saat aku masih mahasiswa.
Tololnya, pada saat mahasiswa itu aku ga ngerti bener. Kayaknya, semalam aku nonton itu malah lebih ngerti. Lebih paham. Lebih menyentuh.
Aku jadi ingin berpuisi lagi. Nyastra. Ingin menghidupi jiwa lagi. Supaya Carpe Diem. Supaya Seize the Day.
Agar, tubuh ini tidak mati dalam rutinitas. Walau, sebenarnya rutinitas itu membebaskan juga ya kalau dipikir-pikir mah.
Tapi yang kepikiran sekarang mah sih : nonton apa lagi ya?
---
Baca catatan lainnya