hey anugrah!


Memulai

ya harus

Saya memulai blog lagi.

Beberapa kali saya mulai dari awal.

Tulisan memang media pertama yang saya kenal dan saya bisa.

Banyak yang pengen saya ceritakan, sebenarnya. Hanya saja, era keterbukaan ini malah bikin saya insecure. Khawatir akan apa yang orang persepsikan tentang siapa saya.

Kadang saya juga merasa bahwa ini hanya perasaan berlebihan saja. Siapa saya? Kenapa harus takut sama orang yang baca tulisan-tulisan ini?

Di lain sisi, saya pun haus pengakuan. Fakta bahwa tes IQ menunjukan hasil bahwa saya ini pintar membuat ego saya berontak untuk dielukan.

Mungkin, saya hanya ingin buang sampah yang menumpuk di kepala. Siapa tahu ada orang tolol di luar sana yang mengkonsumsi sampah yang saya buang dan bilang “terimakasih”.

Maka, kubangun lagi website pribadi saya. Saya ulang dari nol. Saya membayar domain dan host baru. Saya anggap itu semua seperti uang kebersihan di komplek perumahan.

Jujur, saya hanya ingin buang sampah. Tololnya, saya masih menganggap bahwa sampah ini masih bisa dikonsumsi sama kalian, para pembaca. Maaf ya.

Akan kubagikan (baca: kubuang) beberapa opiniku di blog (baca: catatan) ini. Akan ada yang sampah dan akan ada yang berguna juga.

Akhir kata, terimakasih untuk yang sudah berkunjung dan membaca.

Godspeed!

---


# diary
Baca catatan lainnya